![]() |
| Sumber : http://www.revublik.com/ |
Sebelum mengulas tentang foto ini saya akan menjelaskan fakta – fakta yang menjadi latar belakang adanya foto ini. “ Selamatkan Merah Putih ” begitulah judul foto yang diabadikan Jessica Helen Wuysang seorang fotografer yang telah mengabadikan moment yang sangat krusial ini. Kobaran api yang hampir melahap rumah serta asap yang hampir menutup sebagian dari rumah itu, namun yang paling menjadi sorotan adalah 2 orang yang menopang bendera Merah Putih yang berada tepat di dekat kobaran api tersebut. Rupanya foto tersebut di abadikan saat adanya aksi pembubaran organisasi GAFATAR ( Gerakan Fajar Nusantara ), kita ketahui pada kala itu organisasi ini sempat menggegerkan media masa karna pemberitaan yang mengatakan bahwa organisasi ini menjalankan kepercayaan yang sesat .
Alasan yang menjadikan foto ini terbaik menurut saya yaitu, beberapa point yang ada pada foto tersebut masuk dalam kriteria penilaian foto jurnalistik pada artikel yang sempat saya baca.
1. Kehangatan/Aktual
a. Pengambilan sebuah foto bila tidak secepatnya dipublikasikan, sebuah foto belumlah memiliki nilai berita.
a. Subyek foto tidak dibuat – buat atau dalam pengertian diatur sedemikian rupa, Rekaman peristiwa terjadi spontan sesuai dengan kenyataan yang sesungguhnya, karena ini berkaitan dengan suatu kejujuran.
3. Informatif
a. Foto mampu tampil dan dapat ditangkap dalam apa yang ingin diceritakan disitu, tanpa harus debebani dengan banyak kata.
4. Misi
a. Sasaran esensial yang ingin dicapai oleh penyajian dalam penerbitan, mengadung misi kemanusiaan yang merangsang public untuk menghargai apa yang patut dihargai atau sebaliknya menggugah kesadaran mereka untuk memperbaiki apa yang di anggap kurang berkena.
5. Gema
a. Gema adalah sejauh mana topic berita menjadi pengetahuan umum, dan punya pengaruh erhadap kehidupan sehari-hari dalam skala terentu.
6. Atraktif
a. Menyangkut sosok grafis foto itu sendiri yang mampu tampil secara menggigit atau mencekam, baik karena komposisi garis atau warna yang begitu terampil maupun eksresif dari subyek utamanya yang amat dramatis.

Indonesia adalah kita. Kita adalah indonesia.. Tidak ada bendera negara lain berkibar diatas bendera kita.. Kecuali piala dunia wkwkwk mantap tulisan nya gung. .
BalasHapusWoow keren
BalasHapus