Rabu, 23 Mei 2018

Filosofi Adat Bali


Filosofi Adat Bali

            Pakaian adat Bali merupakan salah satu pakaian adat yang unik dan bervariasi. Pakaian adat Bali memiliki keagungan dan citra tersendiri. Dari pakaian adat yang dikenakan, dapat diketahui status ekonomi dan perkawinannya.
         Pakaian adat Bali memiliki nilai filosofi yang dalam. Filosofi pakaian adat Bali dalam hampir sama dengan kebanyakan pakaian adat daerah lain dalam beberapa hal, akan tetapi karena Bali juga merupakan salah satu tempat yang sudah mendunia dan disakralkan, maka filosofi pakaian adat Bali kini menjadi penting dalam eksistensinya. Pakaian adat Bali mempunyai standardisasi dalam kelengkapannya.
          Pakaian adat Bali lengkap umumnya dipakai pada upacara adat/keagamaan atau upacara perayaan besar. Sedangkan pakaian adat madya dipakai saat melaksanakan ritual sembahyang harian atau saat menghadiri acara yang menggembirakan seperti contohnya ketika pesta kelahiran anak, kelulusan anak, sukses memperoleh panen, atau penyambutan tamu.
         Filosofi Pakaian Adat Bali pada dasarnya bersumber pada ajaran Sang Hyang Widhi, yakni Tuhan yang diyakini memberikan keteduhan, kedamaian dan kegembiraan bagi umat Hindu yang mempercayainya. Setiap daerah memiliki ornamen berbeda yang memiliki arti simbolis dalam pakaian adatnya masing-masing. Meskipun demikian, pakaian adat Bali pada dasarnya adalah sama, yakni kepatuhan terhadap Sang Hyang Widhi.

Pergelaran Buleleng Expo 2018 dan PKB ke-40 tahun 2018

















Pergelaran Buleleng Expo 2018 dan PKB ke-40 tahun 2018

          Dalam  kegiatan Pergelaran Buleleng Expo 2018 dan PKB ke-40 tahun 2018 yang  diadakan di kotaku Singaraja menambah kesan dan pengalaman baru dalam hidup. Pelaksanaan Buleleng Expo Ke – 2 Tahun 2018 ini dirangkaikan dengan Pelaksanaan Pesta Kesenian Bali ( PKB ) Kabupaten Buleleng ke- 40 Tahun 2018, yang mengambil Tema “ Teja Dharmaning Kahuripan yang berarti Api Spirit Penciptaan , sudah diselenggarakan pada Tanggal 17 sd 21 Mei 2018 di Area Ex.Pelabuhan Buleleng . 
Peserta Buleleng Expo yang akan menampilkan Kesenian, baik di Panggung PKB ataupun Panggung Buleleng Expo 2018 antara lain Tarian India - Konsulat India,Tari Pabisu – Kabupaten Pangkap Sulawesi Selatan,Tari Meliangu – Provinsi Sulawesi Tengah,Bondres - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI.

           Pesan dan harapanku agar kota tercintaku tetap mambuat hal - hal positif dalam kegiatan positif pula untuk memajukan kota dalam berbagai aspek yang dapat membawa kebanggaan tersendiri pada kota Singaraja ini.








Kamis, 03 Mei 2018

Foto Macro di Pantai Lingga

Cangkang dan Kupu - kupu

Foto ini didapat ketika saya beserta teman – teman dikelas melangsungkan jadwal foto hunting yang mana kegiatan ini bertujuan untuk memenuhi  penilaian dari perkuliahan Jurnalistik dan Photography. Kami melangsungkan kegiatan ini di Pantai Lingga yang berlokasi di Banyuasri, Buleleng, Bali. Jenis foto yang didapat adalah jenis foto Macro yang berarti kita mengambil gambar atau objek kecil dengan bantuan kamera sehingga mendapatkan hasil foto seperti gambar diatas. Foto tersebut adalah foto macro yang terbilang belum extream karena dalam pengambilannya kami masih menggunakan kamera yang standar, jadi hasil pengambilan fotonya masih terbilang standar juga. Terdapat beberapa kesulitan dalam pengambilan foto karena objek yang diambil kebanyakan serangga yang mana ketika pengambilannya tersebut harus secara diam – diam tanpa ada gangguan jika gangguan itu ada maka secara tidak langsung serangga tersebut akan pergi dan tidak sempat untuk di foto.